Minggu, 24 Juni 2012

SAP ORGANISASI DAN METODE


MINGGU
POKOK BAHASAN & TIU

SUB POKOK BAHASAN & SASARAN BELAJAR
CARA PENGAJARAN
MEDIA
TUGAS
SUMBER
1 & 2
Arti Pentingnya Organisasi dan Metode

TIU :
Mahasiswa mengetahui pentingnya organisasi dan metode
  1. Pengertian Organisasi dan Metode
  2. Sejarah Organisasi
  3. Desain Organisasi Formal dan Informal.
  4. Teory Organisasi

Sasaran Belajar
  1. Mahasiswa dapat menjalaskan apakah yang dimaksud dengan istilah organisasi dan metode.
  2. Mahasiswa dapat mengetahui sebab dari mengapa organisasi dan metode dibutuhkan oleh manajemen.
  3. Mahasiswa dapat mengambarkan fungsi pelayanan O & M
  4. Mahasiswa dapat menjelaskan tentang sejarah timbulnya organisasi.
  5. Agar mahasiswa memiliki dasar tentang organisasi tersebit.

Ceramah
OHP
Papan Tulis
Mendeskripsikan fungsi-fungsi pelayanan O & M pada organisasi tertentu.
1,3,7
3
Hubungan antara Manajemen, Organisasi, dan Tata Kerja.

TIU :
Mahasiswa dapat mengetahui hubungan timbal-balik antara manajemen, organisasi dan tata kerja.

1.        Hubungan Timbal balik antara Manajemen, Organisasi dan tata kerja.
2.        Fungsi satuan Organisasi dan Metode.

Sasaran Belajar :
  1. Mahasiswa dapat menjelaskan pengertian secara umum dari manajemen.
  2. Mahasiswa dapat menjelaskan hubungan timbal-balik antara kegiatan dan kerja sama dengan tujuan.
  3. Mahasiswa dapat menjelaskan mengapa dalam rangka menejemen harus ada organisasi.
  4. Mahasiswa dapat menjelaskan mengapa dalam rangka manajemen harus ada organisasi.
  5. Mahasiswa dapat menjelaskan pengertian secara umum dari tata kerja.
  6. Mahasiswa dapat mengambarkan hubungan antara manajemen dan tata kerja.
  7. Mahasiswa dapat menjelaskan pengertian secara umum dari organisasi.
  8. Mahasiswa dapat mengambarkan hubungan timbal balik antara organisasi dan tata kerja.
  9. Mahasiswa dapat mengetahui fungsi satuan organisasi dan metode.

Ceramah Diskusi
OHP Papan Tulis
Membuat  kerangka hubungan timbal balik antara menejemen dan organisasi, Manajemen dan tata kerja, serta manajemen, organisasi dan tata kerja.
1,6
4
Sistem Perilaku Organisasi

TIU :
Agar mahasiswa dapat mengetahui system yang berhubungan dengan organisasi, serta ruang lingkup organisasi.
  1. Hubungan Timbal-balik antara manajemen, Organisasi dan Tata Kerja.
  2. Fungsi satuan Organisasi dan Metode.

Sasaran Belajar :
  1. Mahasiswa dapat menjelaskan pengertian pengertian secara umum dari manajemen.
  2. Mahasiswa dapat menjelaskan hubungan timbal balik antara kegiatan dan kerja sama dengan tujuan.
  3. Mahasiswa dapat menjalaskan mengapa dalam rangka manajemen harus ada organisasi.
  4. Mahasiswa dapat menjelaskan pengertian secara umum dari tata kerja ( metode ).
  5. Mahasiswa dapat ,enunjukan tujuan daripada pemakaian tata kerja yang tepat.
  6. Mahasiswa dapat mengambarkan hubungan antara manajemen dan tata kerja.
  7. Mahasiswa dapat menjelaskan pengertian secara umum dari organisasi.
  8. Mahasiswa dapat mengambarkan hubungan timbal balik antara organisasi dan tata kerja.
  9. Mahasiswa dapat mengetahui fungsi satuan organisasi dan metode.

Ceramah Diskusi
OHP Papan tulis
Mengklasifikasikan kegiatan-kegiatan dalam organisasi yang masuk dalam Ruang Lingkup O & M ( Ambil contoh salah satu ( Organisasi) Perusahaan.
1,5,6
5 & 6
Organisasi

TIU :
Mahasiswa dapat memahami tentang organisasi.
  1. Tipe atau Bentuk Organisasi
  2. Struktur atau Skema Organisasi.

Sasaran Belajar :
  1. Mahasiswa dapat menyebutkan cirri-ciri daripada organisasi dengan mengingat pengertian umum dari organisasi.
  2. Mahasiswa dapat menjelaskan definisi bentuk organisasi menurut beberapa ahli organisasi manajemen.
  3. Mahasiswa dapat menyebutkan hal-hal penting yang perlu dipenuhi dalam membentuk suatu organisasi.
  4. mahasiswa dapat menyebutkan cirri-ciri daripada organisasi yang sehat, tepat dan sempurna.
  5. Mahasuiswa dapat menjelaskan apa yang dimaksud dengan prinsip rasionalitas.
  6. Mahasiswa dapat menjelaskan pegertian dari spoil system, patronage system dan nepothisme system.
  7. Mahasiswa dapat menjelaskan apa yang dimaksud dengan rrentang kendalai ( span of control ) dengan batasan-batasan.
  8. mahasiswa dapat menyebutkan bentuk-bentuk organisasi dengan kebaikan serta keburukannya.
  9. Mahasiswa dapat menjelaskan apa yang dimaksud dengan skeme organisasi.
  10. Mahasiswa dapat menjelaskan manfaat skema organisasi.
  11. Mahasiswa dapat menyebutkan syarat-syarat yang perlu diperhatikan dalam pembuatan skema organisasi.

Ceramah Diskusi
OHP Papan tulis
Tugas Kelompok membuat paper dengan tema, spoil system, Nephotisme system, spand of control.


1,2,6
7 & 8
Dinamika Organisasi

TIU :
Mahasiswa dapat memahami tentang dinamika organisasi.
  1. Dinamika konflik.
  2. Jenis dan sumber  konflik
  3. Strategi penyelesaian konflik.
  4. Motivasi.
  5. Teori motivasi

Sasaran Belajar :
  1. Mahasiswa dapat meyebutkan hal-hal yang dapat mempengaruhi pergerakan atau proses berjalannya suatu organisasi.
  2. Mahasiswa dapat menjelaskan hakekat konflik dan menyebutkan jenis-jenis konflik.
  3. Mahasiswa dapat menyebutkan sebab-sebab timbulnya konflik organisasional.
  4. Mahasiswa dapat menyebutkan bidang structural dalam organisasi dimana sering terjadi konflik.
  5. Mahasiswa dapat menjelaskan perubahan terhadap kebijaksanaan, strategi, dan taktis dengan memberikan contoh untuk masing-masing perubahan tersebut.
  6. Mahasiswa dapat membedakan  teori motivasi yang diperkenalkan oleh Mc Gregor,  Abraham Maslow, David Mc Cellend, Herzberg.


OHP Papan tulis
Cari contoh organisasi yang sedang mengahadapi konflik dan mencari jalan penmecahanya, sesuai dengan konsep- konsep yang ada.

Membuat konsep motivasi di dalam Organisasi tersebut sesuai teori Abraham Maslow.
2, 3,5,7
9 &
10
Proses Oraganisasi

TIU :
Mahasiswa dapat mengetahui bagaimana proses Organisasi.
  1. Proses mempengaruhi.
  2. Proses Pengambilan Keputusan.

Sasaran belajar :
  1. Mahasiswa dapat menjelaskan bagaimanakah proses mempengaruhi dapat berlangsung.
  2. Mahasiswa dapat membedakan pengertian pengaruh dengan kekuasaan dan dengan wewenang.
  3. Mahasiswa dapat meyebutkan beberapa beberapa pendekatan yang dapat digunakan untuk membahas hubungan antara kekuasaan dan pengaruh.
  4. Mahasiswa dapat menjelaskan proses pengambilan keputusan.
  5. Mahasiswa dapat menyebutkan dua buah model Fisher dalam prosesr pengambilan keputusan.
  6. Mahasiswa dapat menyebutkan teknik-teknik pengambilan keputusan

Ceramah Diskusi
OHP Papan tulis
Membuat pembedaan proses pengaruh berdasarkan kekuasaan dengan berdasarkan wewenang.
2, 7
11
Komunikasi dalam Organisasi

TIU :
Mahasiswa dapat memahami bagaimana komunikasi dalam organisasi
  1. Pengertian Komunikasi
  2. Bagaimana menyalurkan ide melalui konunikasi.
  3. Hambatan-hambatan komunikasi.

Sasaran Belajar :
  1. Mahasiswa dapat menjelaskan mengapa komunikasi diperlukan dalam organisasi.
  2. Mahasiswa dapat menyebutkan syarat-syarat terjadinya komunikasi yang baik.
  3. Mahasiswa dapat menjelaskan apa yang dimaksud dengan one way traffic dan two way traffic.
  4. Mahasiswa dapat menghitung jumlah arus tata hubungan yang ada dalam organisasi dengan mengunakan rumus J.E Walters.
  5. Mahasiswa dapat menjelaskan pengertian komunikasi menurut para ahli.
  6. Mahasiswa dapat menyebutkan unsure-unsur komunikasi.
  7. Mahasiswa dapat menyebutkan macam-macam komunikasi yang dapat terjadi dalam organisasi berikut contohnya.
  8. Mahasiswa dapat menjelaskan tahap-tahap yang dilalui dalam proses komunikasi.
  9. Mahasiswa dapat mengambarkan hubungan komunikasi dalam koordinasi kerjasama.
  10. Mahasiswa dapat mengetahui hambatan-hambatan yang terjadi dalam berkomunikasi.

Ceramah Diskusi
OHP Papan tulis
Mempresentasikan paper yang telah dibuat kemudian menklasifikasikan hambatan-hambatan dalam komunikasi.
2, 7
12
Perkembangan Pandangan Baru tentang Organisasi.

TIU :
Mahasiswa dapat mengetahui tentang pendangan baru organisasi.
  1. Arti pengembangan Organisasi.
  2. Sejarah perkembangan Organisasi.
  3. Karakteristik Pengambangan Oragnisasi.
  4. Organisasi Masa Depan.

Sasaran Belajar :
  1. Mahasiswa dapat mengetahui arti pengembangan organisasi.
  2. Mahasiswa dapat membandingkan perkembangan organisasi saat ini dengan sejarah organisasi.
  3. Mahasiswa dapat mengenali karakteristik yang berhubungan dengan organisasi.
  4. Mahasiswa dapat memahami perkembangan organisasi.


Ceramah Diskusi
 OHP Papan tulis
Membuat “ Daur Hidup Organisasi “
3,4,7
13
Kepemimpinan
  1. Pengertian
  2. Tipe-tipe Kepemimpinan
  3. Teori-Teori Kepemimpinan

Sasaran Belajar :
  1. Mahasiswa dapat menjelaskan pengertian kepemimpinan
  2. Mahasiswa dapat mengerti tipe-tipe kepemimpinan.
  3. Mahasiswa dapat menyebutkan gaya kepemimpinan yang berbeda-beda.
  4. mahasiswa dapat mengetahui teori yang mendasari kepemimpinan.
  5. Mahasiswa dapat menjelaskan fungsi dari pemimpin dalam organisasi.

Ceramah Diskusi
OHP Papan 

Rabu, 06 Juni 2012

Fungsi penawaran,permintaan, keseimbangan(equilibrium)

A. Fungsi Permintaan
Fungsi Permintaan adalah persamaan yang menunjukkan hubungan antara jumlah suatu barang yang diminta dengan faktor-faktor yang mempengaruhinya. fungsi permintaan adalah suatu kajian matematis yang digunakan untuk menganalisa perilaku konsumen dan harga. fungsi permintaan mengikuti hukum permintaan yaitu apabila harga suatu barang naik maka permintaan akan barang tersebut juga menurun dan sebaliknya apabila harga barang turun maka permintaan akan barang tersebut meningkat. jadi hubungan antara harga dan jumlah barang yang diminta memiliki hubungan yang terbalik, sehingga gradien dari fungsi permintaan (b) akan selalu negatif.

Bentuk umum fungsi permintaan dengan dua variabel adalah sebagai beriut :
Qd = a - bPd    atau  Pd = -1/b ( -a + Qd)
dimana :
a dan b = adalah konstanta, dimana b harus bernilai negatif
b          = ∆Qd / ∆Pd
Pd        = adalah harga barang per unit yang diminta
Qd       = adalah banyaknya unit barang yang diminta
Syarat, P  ≥  0, Q ≥  0, serta dPd / dQ < 0

untuk lebih memahami tentang fungsi permintaan, dibawah ini disajikan soal dan pembahasan tentang fungsi permintaan.
  • Pada saat harga Jeruk Rp. 6.000 perKg permintaan akan jeruk tersebut sebanyak  1000Kg, tetapi pada saat harga jeruk meningkat menjadi Rp. 10.000 Per Kg permintaan akan jeruk menurun menjadi  600Kg,  buatlah fungsi permntaannya ?
Pembahasan :
Dari soal diatas diperoleh data :
P1 = Rp. 6.000      Q1 = 1000 Kg
P2 = Rp. 10.000      Q2 = 600 Kg
untuk  menentukan fungsi permintaannya maka digunakan rumus persamaan garis melalui dua titik, yakni :
y - y1            x - x1
------    =    --------
y2 - y1         x2 - x1

dengan mengganti x = Q dan y = P maka didapat,
P - P1           Q - Q1
-------    =    --------
P2 - P1         Q2 - Q1

mari kita masukan data diatas kedalam rumus :
    P    -     6.000                     Q - 1000
-----------------------  = ----------------
   10.000 -  6.000                   600 – 1000

           P - 6.000                 Q - 1000
----------------------- = ----------------
             4.000                        -400

 P - 6.000 (-400)    =  4.000 (Q - 1000)
-400P + 2.400.000 = 4000Q - 4.000.000
4000Q = 2.400.000 + 4.000.000 - 400P
Q = 1/2000 (6.400.000 - 400P)
Q = 3200 - 0,5P
============
Jadi Dari kasus diatas diperoleh fungsi permintan Qd = 2000 - 0,2P

B. Fungsi Penawaran
Fungsi penawaran adalah persamaan yang menunjukkan hubungan harga barang di pasar dengan jumlah barang yang ditawarkan oleh produsen. Fungsi penawaran digunakan oleh produsen untuk menganalisa kemungkinan2 banyak barang yang akan diproduksi. Menurut hukum penawaran bila harga barang naik, dengan asumsi cateris paribus (faktor-faktor lain dianggap tetap), maka jumlah barang yang ditawarkan akan naik, dan sebaliknya apabila harga barang menurun jumlah barang yang ditawarkan juga menurun. jadi dalam fungsi penawaran antara harga barang dan jumlah barang yang ditawarkan memiliki hubungan posifit, karenanya gradien (b) dari fungsi penawaran selalu positif.

Bentuk umum dari fungsi penawaran linear adalah sebagai berikut:
Qs = a + bPs

dimana :
a dan b = adalah konstanta, dimana b harus bernilai positif

b = ∆Qs/ ∆Ps
Ps= adalah harga barang per unit yang ditawarkan
Qs= adalah banyaknya unit barang yang ditawarkan
Ps≥ 0, Qs≥ 0, serta dPs/ dQs > 0

Pada saat harga durian Rp. 4.000 perbuah toko A hanya mampu menjual Durian sebanyak 100 buah, dan pada saat harga durian Rp. 5.000 perbuah toko A mampu menjual Durian lebih banyak menjadi 200 buah. dari kasus tersebut buatlah fungsi penawarannya ?
Jawab :
dari soal diatas diperoleh data sebagai berikut :
P1 = 4.000     Q1 = 100 buah
P2 = 5.000     Q2 = 200 buah
Langkah selanjutnya, kita memasukan data-data diatas kedalam rumus persamaan linear a:
 P - P1        Q - Q1
--------  =  ---------
P2 - P1      Q2 - Q1

    P  - 4.000         Q - 100
--------------  = -------------
5.000 - 4.000      200 - 100

     P - 4.000           Q - 100
--------------   =  -------------
        1.000                 100
(P - 4.000)(100) = (Q - 100) (1.000)
100P - 400.000  = 1.000Q - 100.000
1.000Q = -400.000 + 100.000 + 100P
1.000Q = -300.000 + 100P
Q = 1/1000 (-300.000 + 100P )
Q = -300 + 0.1P
============
Jadi dari kasus diatas diperoleh Fungsi penawaran : Qs = -200 + 0,1Pd
 
C. Keseimbangan Harga (Equilibrium)
Keseimbangan harga di pasar tercapai apabila Qd = Qs atau Pd = Ps, Jadi keseimbangan harga merupakan kesepakatan-kesepakatan antara produsen dan konsumen dipasar.
untuk lebih jelasnya perhatikan contoh soal dibawah ini :
  • Tentukan jumlah barang dan harga pada keseimbangan pasar untuk fungsi permintaan Qd = 20 - 0,7Pd dan fungsi penawaran Qs = -10 + 0,3Ps.
Jawab:
Keseimbangan terjadi apabila Qd = Qs, Jadi
20 - 0,7Pd   = -10 + 0,3Ps
0,3P + 0,7P =  10 + 20
P = 30
 
Setelah diketahui nilai P, kita masukan nilai tersebut kedalam salah satu fungsi tersebut:
Q = 10 - 0,4(30)
Q = 10 - 12
Q = -2
Jadi keseimbangan pasar terjadi pada saat harga (P)=30 dan jumlah barang (Q) = -2           .

Selasa, 15 Mei 2012

Cegah penyebaran Virus dengan Panda USB Vaccine

Info gambar
Kemarin (8 Oktober 2009), PandaSecurity baru saja merilis program Panda USB Vaccine 1.0.1.14. Program gratis ini akan mem-vaksinasi komputer atau USB Flash disk sehingga penyebaran virus melalui media seperti flashdisk dapat di hindari (kurangi). Seperti diketahui bahwa penyebaran virus sebagian besar melalui Flash disk.
USB Vaccine Versi baru ini menyertakan perbaikan dari versi sebelumnya dan dukungan multilingual.
panda-usb-vaccine
Salah satu celah keamaan Windows ( terutama windows XP, termasuk pula windows Vista ) adalah penggunaan file AUTORUN.INF di removable drive, seperti USB Flash disk. Jika fitur windows Autorun ( Otomatis menjalankan file AUTORUN.INF) tidak di matikan, maka virus dengan mudah menyebar ke komputer meskipun kita tidak membuka USB Flashdisk.
Panda USB vaccine mempunyai dua fitur utama :
  • Computer Vaccination, yang akan mem-vaksin komputer (PC), mematikan fitur Autorun Windows. Sehingga jika ada file AUTORUN.INF di USB Flashdisk, CD, DVD, MP3 player atau media lainnya tidak akan otomatis dijalankan.
  • USB Drive Vaccination, mem-vaksinasi USB Flash drive. USB Vaccine akan membuat file AUTORUN.INF kosong yang tidak bisa di baca, edit (modifikasi) atau di hapus. Sehingga virus tidak akan bisa memanfaatkan AUTORUN.INF untuk menyebar secara Otomatis ke komputer lain.
Perhatian..
Setelah USB Flash Drive (Flashdisk) di vaccine, maka file AUTORUN.INF yang telah dibuat tidak akan bisa di hapus melalui windows. Dan tidak ada fitur di USB Vaccine untuk menghilangkan file ini. Jika karena suatu hal terpaksa akan menghapus AUTORUN.INF, maka bisa dilakukan melalui bootable CD atau melalui Linux. Atau dengan cara mem-Format Flashdisk tersebut ( Jika di Format, semua data akan hilang, sehingga perlu di pindah terlebih dulu).
Perlu di ingat juga bahwa, setelah Flashdisk di vaksin dengan program ini, bukan berarti virus tidak dapat masuk. Virus tetap saja bisa masuk ke flashdisk, hanya saja tidak akan bisa otomatis berjalan atau menular ke komputer tanpa kita aktifkan. Sehingga perlu waspada sebelum menjalankan file yang ada di flashdisk. Informasi dan Pengunaan lebih lanjut, bisa dibaca artikel saya sebelumnya tentang Proteksi dari autorun.inf dengan Panda USB Vaccine
Download dari CNET :

sumber:  http://ebsoft.web.id/cegah-penyebaran-virus-dengan-panda-usb-vaccine/

Tips dan Teknik Mengubah Ukuran Partisi Windows System

Mengubah Partisi Sistem
Ada kalanya ketika komputer menjadi sangat lambat ternyata disebabkan karena space drive ( C: atau windows sistem) yang hampir habis. Hal itu tentu sangat memperlambat kerja komputer, ketika kita sudah mencoba mengurangi berbagai aplikasi/software didalamnya, dan masih tetap kurang, salah satu alternatifnya mengubah ukuran partisi ini.
Berikut tips dan teknik yang bisa dilakukan untuk mengubah partisi drive C: menggunakan Easeus Partition Manager (Free).
Bagi yang kurang yakin dan masih ragu, sebaiknya mengajak orang yg lebih tahu ketika akan mengubah partisi windows sistem, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Sebelumnya saya sudah mempraktekkan mengubah ukuran partisi windows XP (drive C:) baik pada laptop dan komputer desktop (biasa) dengan cara ini. Dan Alhamdulillah keduanya berhasil tanpa ada masalah. Yang perlu diperhatikan ketika mengubah partisi di laptop, pastikan baterai laptop cukup, jangan sampai ketika proses berlangsung, tiba-tiba Low Baterai.
Dalam tulisan ini, saya anggap partisi windows sistem yang akan diubah adalah C: (drive yang berisi windows). Ada satu hal yang harus diperhatikan sebelum mengubahnya ukuran drive C: (Sistem), yaitu :
Harus ada partisi yang mempunyai space kosong cukup di drive bawah drive C:, biasanya drive D: (di tampilan Easeus ada disampingnya). Jika yang mempunyai space kosong adalah drive E: atau F:, maka sebaiknya ubah dulu agar drive D: mempunyai free space yang cukup.
Kemudian, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum mengubah ukuran partisinya, seperti :
  • Tutup semua aplikasi lain
  • Defragment drive yang akan dipartisi, yaitu C: dan D:. Kalau melalui bawaan windows klik kanan drive yang diinginkan, klik Properties > Tools > Defragmentation , kemudian klik Defragment Now…
  • Jika perlu lakukan pengecekan hardisk. Klik kanan drive C: atau D: pilih Properties > Tools > Error-checking > Check Now… Pilih 2 opsi yang tersedia dan Klik Start untuk melanjutkan
  • Sisakan free space sekitar 10% di hardisk yang akan dikurangi.
  • Jika jumlah file di drive D: sangat banyak, sebaiknya dipindah ke drive lain terlebih dahulu, atau zip dan dijadikan satu file. Karena file yang banyak, akan membuat pemindahan file lebih lambat
  • Jika memungkinkan, backup data penting anda
Setelah hal-hal di atas sudah dilakukan dan sudah dipastikan bahwa kondisi drive masih baik, mka selanjutnya kita dapat melakukan proses mengubah partisi drive C:

Mengubah Partisi C (Sistem Windows)

Proses berikut menggunakan Program FREE EASEUS Partition Master, baik yang Home Edition atau Professional yang bisa didapatkan secara gratis di http://www.partition-tool.com/personal.htm. Langkah-langkahnya sebagai berikut :
  1. Jalankan program Easeus Partition Master
  2. Klik kanan drive D: (drive disamping drive C:), kemudian pilih Resize/Move
    ubah-partisi-01
  3. Geser dengan mouse daerah space kosong (warna abu-abu) sebesar space yang akan diberikan di drive C: nantinya (Sisakan free space minimal sekitar 10%)
    ubah-partisi-02
  4. Selanjutnya akan tampil space kosong disamping drive D: (dengan tulisan Unallocated) seperti berikut
    ubah-partisi-03
  5. Klik drive D: dan tahan, kemudian geser ke kanan, sehingga space kosong menjadi berada di sebelah kirinya (disamping drive C), seperti berikut: ubah-partisi-04
  6. Selanjutnya, klik kanan drive C: dan pilih Resize/Move, perbesar ukuran drive C (geser dengan mouse ke kanan), sampai maksimal dari space yang tersedia. Selanjutnya Unallocated tidak tampak lagi, karena sudah digabung dengan drive C:
  7. Pastikan semua langkah diatas sudah benar. Terakhir klik icon dengan tulisan Apply dari menu yang ada
  8. Setelah beberapa saat, biasanya komputer perlu restart untuk melanjutkan proses pemindahan data dan pengubahan ukuran partisi. Tunggu sampai selesai
    ubah-partisi-05
Proses pemindahan data akan dilakukan setelah restart dan sebelum masuk windows. Lama waktunya tergantung sebesara besar space yang diubah dan banyaknya data yang dipindah, terutama di drive D: (ebsoft)

sumber :http://ebsoft.web.id/tips-dan-teknik-mengubah-ukuran-partisi-windows-system/

Mengenal folder RECYCLER, Recycled dan recycle bin

Ketika kita sering-sering membuka windows explorer, dan pengaturan untuk folder tersembunyi ditamplkan, mungkin kita sering melihat ada folder yang namanya RECYCLER atau Recycled. Mungkin sebagian pernah tahu itu Recycle Bin, tetapi apa sebenarnya fungsi folder ini dan apakah berbahaya bagi komputer ?
Berikut ulasan lebih lengkap mengenai folder-folder tersebut, serta hubungannya dengan Recycle Bin.

Apa itu folder RECYCLER atau Recycled ?

    Ketika kita menghapus file melalui Windows Explorer dengan tombol Delete, sebenarnya file tersebut tidak benar-benar terhapus, tetapi file ini hanya dipindahkan di empat tertentu, yaitu di Recycle Bin. Tujuannya agar ketika kita tidak sengaja atau salah menghapus, kita masih bisa mengembalikannya lagi (restore).
Ketika Recycle Bin penuh, maka file yang lama akan benar-benar dihapus, sehingga masih tersisa space untuk menempatkan file-file yang baru. Sehingga hampir tidak bisa dikembalikan lagi kecuali dengan software khusus.
Untuk meningkatkan kecepatan, Recycle bin bisa membuat folder di setiap drive. Dan Recycle Bin yang ada di tampilan desktop merupakan kumpulan dari recycle bin disetiap drive. Jika format file sistem drive adalah NTFS, maka folder recycle bin bernama RECYCLER, dan jika drive tersebut dengan format FAT32, maka namanya Recycled, kadang juga dengan nama Recycle bin. ( untuk Windows Vista atau Windows 7 dengan nama $RECYCLE.BIN )
Jadi RECYCLER atau Recycled merupakan folder recycle bin ( untuk menempatkan file-file yang sudah dihapus). Folder RECYCLER atau Recycled ini mempunyai atribut tersembunyi (Hidden). Sehingga jika pengaturan di folder options tidak ditampilkan, maka tidak akan terlihat.

Isi folder RECYCLER

    Ketika kita membuka folder RECYCLER, terkadang ada satu atau lebih folder dengan nama yang panjang dan aneh. Misalnya S-1-5-21-220523388-1220945662-725345543-2011. apa sebenarnya folder ini ?
Seperti kita tahu, windows XP mendukung pengguna yang banyak (multi user). Kita bisa membuat lebih dari satu user (acount). Untuk melindungi data akun satu dengan yang lain, maka setiap akun baru juga dibuat recycle bin yang berbeda. Sehingga ketika ketika recycle bin di hapus oleh seorang user, recycle bin user lain tidak akan terpengaruh dan masih bisa di kembalikan (restore).
Jadi, folder aneh di RECYCLER tersebut merupakan nama folder khusus untuk user yang sedang aktif di komputer. Jika pengguna mempunyai hak akses administrator, maka dapat melihat isi recycle bin user lain termasuk menghapusnya.

Menghapus Isi Recycle Bin

    Data yang ada di recycle bin akan tetap ada dan memenuhi space hardisk jika tidak dihapus. Jika data-data ini sudah cukup lama, maka ada baiknya isi recycle bin rutin dihapus.
Untuk menghapus Recycle Bin, bisa dilakukan dengan klik kanan icon recycle bin di desktop dan pilih menu Empty Recycle Bin, atau bisa juga langsung membuka folder RECYCLER atau Recycled dan menghapus folder-folder atau file didalamnya.
Jika ingin menghapus folder RECYCLER bisa juga dilakukan dengan mengetikkan perintah DOS (command prompt) sebagai berikut :
rd /s \Recycler
Selanjutnya pilih Y jika akan menghapus atau N jika ingin membatalkan.
Perintah itu akan menghapus semua isi Recycle bin, termasuk folder RECYCLER atau Recycled. Windows akan otomatis membuat folder RECYCLER lagi jika kita menghapus file.

Pengaturan Recyle Bin

Recycle Bin dapat diatur dengan cara klik kanan folder REcycle Bin yang ada di desktop atau di folder dalam RECYCLER sendiri.
Recycle Bin bisa diatur apakah masing-masing drive diatur sendiri, recycle bin di aktifkan, menampilkan informasi delete dan berapa space yang disediakan untuk recycle bin.

Virus RECYCLER

    Terkadang ada virus, worm dan aplikasi sejenisnya yang menggunakan nama samaran dan icon mirip recycle bin. Misalnya virus dengan nama RECYCLER.exe atau Recycled.exe, yang biasanya ekstensi exe disembunyikan. Maka ketika pengguna menjalankan RECYCLER ini, sebenarnya ia sedang menjalankan virus.
Untuk menghindari kesalahan tersebut, periksa dengan melakukan klik kanan dan pilih Properties. Jika Type menunjukkan Folder, bisa langsung kita buka folder tersebut. Tetapi jika Type = Application atau yang lain, maka harus waspada, karena itu biasanya virus atau aplikasi yang menyerupakan Recycle Bin.
Referensi : ask-leo.com

9 Penyebab Kinerja Komputer Semakin Lambat

Sebagai pengguna komputer, tentu semua ingin kinerja komputer kita bagus, respon cepat, akses data lancar tanpa harus menunggu lama dan sebagainya. Oleh karena itu ada baiknya kita mengetahui apa saja yang menyebabkan atau berpengaruh dengan lambatnya komputer kita. Berikut ulasan ringkas 9 hal yang paling sering menyebabkan kinerja komputer menjadi lambat plus tips atau solusinya.

1. Malware (virus, worm, trojan, dsb )

Ketika komputer kita terkena malware ( virus, worm, trojan, dan sejenisnya), sudah hampir dapat dipastikan bahwa kinerja okmputer akan lambat. Virus akan sering menggunakan sumber daya komputer baik RAM atau CPU, termasuk juga senantiasa memantau aktivitas komputer. Hal ini tentu sangat berpengaruh terhadap kinerja aplikasi lain.
Solusi untuk mencegah ini bagi pengguna Windows adalah menginstall Antivirus dan tidak hanya berhenti disitu saja, tetapi rutin update antivirus tersebut. Jadwalkan paling tidak seminggu sekali jika komputer tidak online.

2. Spyware, Adware dan sejenisnya

Jika kita sering menggunakan komputer untuk ber-internet, jika tidak berhati-hati ada kemungkinan komputer bisa terkena spyware. Efeknya mungkin tidak begitu besar dengan kinerja komputer, tetapi bisa berpengaruh pada akses internet, dan berbagai hal yang menganggu kenyamanan berinternet dan yang lebih buruk, data-data penting (user, password, account dll) kita bisa di ketahui oleh si pembuat spyware ini.
Solusi bisa menginstall Anti-spyware yang juga senantiasa update, hanya perlu dipilah-pilah mana yang tidak banyak menggunakan sumber saya (resources) komputer kita, karena tidak jarang Antispyware ini menggunakan CPU dan Memory yang cukup besar. Jika antivirus sudah menyertakan, kita tidak perlu menambah. Atau gunakan versi portable, dan scan dari spyware secara berkala saja.

3. Banyaknya Aplikasi berjalan di belakang

Semakin banyak komputer kita dengan software, biasanya akan semakin memperlambat kinerja komputer, meskipun pengaruhnya ada yang relatif kecil dan ada yang besar. Penting untuk diketahui ketika menginstall software, cek apakah ada aplikasi yang senantiasa berjalan di belakang. Hal ini bisa di ketahui dengan program seperti Autoruns.
Solusi dalam hal ini adalah menggunakan sofware yang penting saja, pilih satu software jika ada beberapa software sejenis atau mempunyai fitur hampir sama dan jika ada versi Portable-nya maka bisa menjadi alternatif. Untuk mengurangi program yang berjalan di background, gunakan Autoruns, dan non aktifkan aplikasi background yang tidak penting. Untuk mengatahui apakah aplikasi yang di install akan menjalankan program di belakang, install software seperti WinPatrol.

4. Hard disk (HDD) yang sudah berumur

Ketika komputer kita masih menggunakan Hardisk yang sudah cukup lama (tua), mungkin lebih dari 5 tahun, maka kinerja komputer bisa semakin lambat. Untuk mengecek, kita bisa menggunakan software gratis HDD Tune dan sejenisnya (baca artikel: Periksa Kondisi Hard Disk Komputer Anda). HDD SATA normal biasanya rata-rata akses read (baca) sekitar 70 – 90 MB/s. Jika misal rata-rata akses HDD dibawah 50 MB/s maka kinerja biasanya akan terasa lambat.
Solusi ketika hardisk sudah sangat lambat, mungkin bisa dicoba dengan full format (awas, backup data terlebih dahulu). Meskipun untuk hardisk tua hal ini biasanya tidak akan banyak membantu, sehingga yang paling baik adalah dengan mengganti hardisk baru, dan jika masih ingin menggunakan hardisk lama, gunakan sebagai secondary hardisk saja.

5. RAM/Memori yang pas-pasan

Banyak sedikitnya jumlah RAM/Memori yang kita gunakan memang tidak bisa dibuat standard sama untuk satu komputer dengan komputer lain atau bahkan sistem operasi. Meskipun ketika akan menginstall Windows, ada spesifikasi minimal RAM, tetapi jenis aplikasi yang kita gunakan juga harus diperhitungkan. Untuk mengecek, buka saja Task Manager dan di bagian Performance periksa PF Usage dan juga Physical Memory yang menunjukkan total Memory fisik (RAM) dan sisa tersedia (Available).
Jika kita tidak sedang menjalankan aplikasi apapun, tetapi sisa RAM tidak lebih dari setengahnya, biasanya kinerja komputer akan lambat, maka harus diperiksa aplikasi apa saja yang menggunakan banyak memory (RAM), secara umum bisa dicek di tab Process, kolom Mem Usage. Jika memang RAM kita pas-pasan (misal windows XP dengan RAM 512 MB atau kurang, windows 7 dengan 1 GB RAM), maka solusinya termurah adalah mengurangi aplikasi yang banyak memakan memory. Solusi terbaik adalah Upgrade memory (RAM) (baca: Mengenal apa itu RAM ).

6. Konflik aplikasi atau program yang di install

Tidak jarang dua aplikasi dalam kategori yang sama bisa berakibat terjadinya konflik, yang semakin memperlambat kinerja komputer. Tanda-tanda terjadi konflik adakan komputer yang bermasalah setelah kita menginstall suatu software, padahal sebelumnya tidak ada masalah. Yang sering terjadi konflik biasanya di kategori software security, semisal antivirus.
Misalnya kita menggunakan 2 antivirus atau lebih. Meskipun beberapa antivirus bisa berjalan bersamaan, tetapi tetap tidak direkomendasikan, kecuali untuk pengguna ahli atau untuk ujicoba. Belum lagi ketika masih harus menginstall software security lainnya.
Jika ada alternatif berbagai software sejenis, maka jika memungkinkan pilih satu saja yang bisa mewakili, dan unggul dalam kinerja dan hasil. Terutama untuk jenis software yang banyak mengakses sumber daya atau sistem operasi.

7. Pemilihan Software yang kurang tepat

Tidak sedikit orang hanya ikut-ikutan (trend) dalam penggunaan software, padahal fitur yang diinginkan sebenarnya terdapat dalam software lain yang kecil dan gratis. Jika spesifikasi komputer kita memang minimal atau kita ingin bekerja dengan cepat, maka pilihlah software yang tepat. Software dengan ukuran besar tidak senantiasa lebih baik dan tepat bagi masing-masing kita. Berikut beberapa contohnya :
Ketika kita hanya ingin burning data ke CD/DVD, solusi tepat bisa menggunakan software ImgBurn yang hanya berukuran sekitar 5 MB atau software burning gratis lainnya yang relatif kecil daripada menginstall Nero Multimedia Suite yang berukuran sekitar 354 MB.
Ketika kita bekerja dengan data terkompresi ( zip, rar ), software gratis seperti 7zip yang hanya berukuran sekitar 1 MB seharusnya sudah mencukupi, daripada menginstall Winzip 15 yang berukuran hampir 13 MB dan juga tidak gratis (software kompresi gratis lainnya)
Jika menggunakan Photoshop 7 atau CS1/2 sudah mencukupi untuk kebutuhan grafis, maka menginstall Photoshop CS5 perlu difikir ulang, karena spesifikasi yang dibutuhkan cukup tinggi, sehingga kerja bisa semakin lambat.

8. Banyaknya Software yang terinstall

Meskipun software-software yang di install tidak berjalan di belakang, tetapi hampir setiap software selalu menambahkan entry (data) ke registry, sehingga semakin banyak software yang di install ukuran registry (windows) juga akan semakin besar. Karena registry ini akan di akses baik ketika komputer berjalan maupun sudah berjalan, besar kecilnya juga mempengaruhi ke kecepatan/ waktu respon-nya.
Solusinya adalah menggunakan software yang memang diperlukan saja, Uninstall software yang tidak penting dan gunakan Uninstaller seperti Revo Uninstaller agar proses uninstallasi lebih tuntas. Untuk membersihkan software yang sudah di uninstall, bisa juga menggunakan berbagai Utilities gratis.

9. Penggunaan Efek Windows yang berlebih

Windows Xp, Vista maupun windows 7 menyediakan opsi untuk menggunakan tampilan dengan berbagai efek. Jika komputer kita mempunyai spesifikasi yang bagus, tentu berbagai efek ini tidak menjadi masalah, tetapi jika ingin performa cepat, berbagai efek windows bisa di non aktifkan.
Misalnya Untuk windows XP, klik kanan My Computer, pilih tab Advanced dan klik setting bagian Performance. Kita juga melalukan tweak sistem untuk mendapatkan setting yang tepat dan cepat, dengan menggunakan software semisal X-Setup Pro.
Sebenarnya selain 9 hal diatas masih banyak sebab lain, seperti berbagai service windows yang berjalan yang sebenarnya tidak diperlukan, pemilihan dan pengaturan hardware yang tidak optimal, space primary disk (misalnya drive C:) yang diambang batas atau hampir habis, dan lainnya (ebsoft)